Pencarian Pelatih Valencia – Tim SAR gabungan hingga kini masih melanjutkan proses pencarian terhadap tiga wisatawan warga negara Spanyol yang di nyatakan hilang akibat tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakinah. Insiden tersebut terjadi di perairan sekitar Selat Pulau Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Proses pencarian menjadi perhatian serius mengingat lokasi kejadian merupakan jalur wisata populer yang sering di lalui kapal wisata.

Perpanjangan Operasi SAR hingga Tiga Hari

Operasi pencarian dan pertolongan (SAR) terhadap para korban sebelumnya telah di perpanjang selama tiga hari, terhitung sejak Jumat (2/1) hingga Minggu (4/1). Perpanjangan ini di lakukan sebagai bentuk komitmen tim SAR gabungan untuk memaksimalkan upaya pencarian korban yang hingga kini belum di temukan.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyampaikan bahwa seluruh kegiatan pencarian masih berjalan sesuai dengan rencana operasi yang telah di tetapkan. Ia menegaskan bahwa evaluasi akan di lakukan setelah masa perpanjangan berakhir untuk menentukan apakah operasi SAR akan kembali di perpanjang atau di hentikan apabila belum membuahkan hasil.

Penggunaan Teknologi Beam Sonar dalam Proses Pencarian

Dalam operasi SAR kali ini, tim gabungan memanfaatkan teknologi beam sonar untuk mendeteksi keberadaan korban di bawah permukaan laut. Teknologi ini di nilai efektif untuk membantu pencarian di perairan dengan visibilitas rendah serta kontur dasar laut yang kompleks.

Setidaknya lima unit beam sonar di kerahkan untuk mendukung proses pencarian. Alat ini bekerja dengan memindai dasar laut guna mendeteksi objek yang di curigai sebagai korban atau bangkai kapal. Penggunaan teknologi ini melengkapi metode pencarian manual yang di lakukan oleh penyelam profesional.

Pencarian Pelatih Valencia

Tangis Istri Pelatih Valencia CF Menanti Pencarian di Pelabuhan Labuan Bajo.

Keterlibatan Ratusan Personel Gabungan

Sebanyak 153 personel di libatkan dalam operasi SAR yang berlangsung di sekitar perairan Taman Nasional Komodo. Personel tersebut berasal dari berbagai instansi, antara lain Kantor SAR Maumere, SAR Labuan Bajo, Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud), TNI Angkatan Laut, serta Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP).

Selain penyisiran laut menggunakan kapal, tim SAR juga melakukan pencarian melalui penyelaman langsung, pemantauan udara dengan drone, serta penyisiran permukaan perairan. Seluruh metode ini di lakukan secara terpadu demi meningkatkan peluang menemukan korban yang masih hilang.

Tantangan Cuaca dan Arus Laut Menjadi Kendala

Meski telah mengerahkan berbagai sumber daya, proses pencarian tidak terlepas dari kendala alam. Arus laut yang cukup kuat serta kondisi cuaca yang tidak menentu menjadi tantangan utama bagi tim SAR gabungan. Anomali cuaca yang kerap terjadi di wilayah perairan tersebut turut mempersulit proses pencarian, khususnya bagi tim penyelam.

Namun demikian, Fathur Rahman menegaskan bahwa tim tetap berupaya menjalankan operasi sesuai standar keselamatan dan prosedur yang berlaku demi menjaga keselamatan seluruh personel di lapangan.

Kronologi Tenggelamnya KM Putri Sakinah

Sebagai informasi, kapal wisata KM Putri Sakinah tenggelam pada Jumat malam (26/12) di perairan Pulau Padar. Kapal tersebut mengangkut total 11 orang, terdiri dari empat anak buah kapal (ABK) dan tujuh penumpang. Dari tujuh penumpang tersebut, enam merupakan wisatawan asing asal Spanyol dan satu orang adalah pemandu wisata warga negara Indonesia.

Sesaat setelah kejadian, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi dan berhasil menyelamatkan tujuh orang dalam kondisi selamat. Namun, empat penumpang di nyatakan hilang dan segera di lakukan pencarian intensif.

Korban Di Temukan Meninggal Dunia, Tiga Masih Hilang

Dalam perkembangan selanjutnya, tim SAR berhasil menemukan satu korban pada Senin (29/12) dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut merupakan seorang perempuan warga negara Spanyol. Dengan di temukannya satu korban, hingga kini masih terdapat tiga orang yang belum di temukan dan masih dalam proses pencarian.

Diketahui, para wisatawan yang menjadi korban merupakan bagian dari rombongan keluarga seorang pelatih sepak bola tim Valencia B putri asal Spanyol, Fernando Martin Caceres. Ia termasuk salah satu dari tiga korban yang hingga saat ini belum berhasil ditemukan oleh tim SAR gabungan.