Pameran teknologi tahunan terbesar di dunia, Consumer Electronics Show (CES) 2026, resmi di mulai pada Selasa, 6 Januari 2026. Pembukaan acara ini menjadi sinyal hadirnya berbagai pengumuman penting dari perusahaan teknologi global yang memamerkan terobosan terbaru mereka. CES kembali menjadi pusat perhatian karena menghadirkan inovasi mutakhir yang di perkirakan akan memengaruhi tren perangkat konsumen sepanjang tahun.
Sejumlah perusahaan ternama memanfaatkan momentum CES untuk memperkenalkan produk baru, konsep futuristik, serta pembaruan perangkat keras yang semakin terintegrasi dengan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Kehadiran AI menjadi tema utama dalam banyak pengembangan teknologi modern. Hal ini menunjukkan bahwa peran AI tidak lagi sebatas pelengkap, melainkan telah menjadi fondasi penting dalam menciptakan pengalaman pengguna yang lebih cerdas, praktis, dan efisien.
CES Unveiled, salah satu rangkaian awal dalam pameran tersebut, menampilkan banyak pengenalan produk yang menarik. Beragam perangkat yang di umumkan mulai dari gadget inovatif, teknologi rumah pintar, hingga televisi berkonsep seni digital. Semua pengumuman tersebut mencerminkan perkembangan pesat industri elektronik yang terus bergerak ke arah masa depan.
Samsung Galaxy Z TriFold Sebagai Perangkat Multiguna
Salah satu produk yang mendapat sorotan besar adalah Samsung Galaxy Z TriFold. Perangkat ini sebenarnya telah di umumkan pada bulan sebelumnya, namun CES 2026 menjadi panggung global untuk memperkenalkannya secara lebih luas. Galaxy Z TriFold menggunakan dua engsel lipat ke bagian dalam yang memungkinkan perubahan bentuk dari ponsel tebal menjadi tablet berukuran besar.
Saat ini, perangkat Samsung tersebut baru tersedia di Korea Selatan. Namun banyak pihak memperkirakan bahwa Galaxy Z TriFold akan segera di rilis di pasar Amerika Serikat pada kuartal pertama 2026. Keunggulan utama dari produk ini adalah kemampuannya untuk menggantikan fungsi laptop dalam perangkat yang lebih ringkas.
Fitur Samsung DeX menjadi daya tarik terbesar pada Galaxy Z TriFold. Teknologi DeX kini tidak hanya berfungsi ketika di sambungkan dengan layar eksternal, tetapi dapat di gunakan secara mandiri. Mode ini memungkinkan pengaturan jendela aplikasi secara fleksibel sehingga pengguna dapat bekerja lebih produktif langsung dari perangkat. Dengan konsep tersebut, Galaxy Z TriFold berpotensi menjadi perangkat tunggal yang dapat mendukung berbagai kebutuhan digital sehari-hari.
GE Profile Smart Kulkas Memperkenalkan Teknologi Pemindai Kemasan
Inovasi menarik juga hadir dari GE Appliances melalui produk GE Profile Smart Kulkas. Lemari es pintar generasi terbaru ini di rancang untuk membantu pengguna mengelola kebutuhan belanja rumah tangga dengan lebih mudah. Perangkat ini di lengkapi fitur Kitchen Assistant yang menggunakan pemindai kemasan di bagian depan pintu kulkas.
Kulkas GE tersebut rencananya akan meluncur pada April 2026 dengan harga sekitar US$4.899. Pemindai yang terpasang memungkinkan pengguna memindai kemasan kosong setelah isi makanan habis. Hasil pemindaian otomatis akan di tambahkan ke daftar belanja digital sehingga pengguna tidak perlu lagi membuat catatan manual.
Selain itu, GE Profile Smart Kulkas di lengkapi tablet berukuran 8 inci yang terpasang di pintu. Melalui tablet tersebut, pengguna dapat menambah atau mengedit daftar belanja secara langsung. Terdapat pula kamera internal yang dapat di akses dari jarak jauh menggunakan aplikasi smartphone. Kamera ini memungkinkan pengguna memeriksa ketersediaan bahan makanan meskipun sedang berada di luar rumah. Teknologi seperti ini menjadi contoh nyata bagaimana perangkat rumah tangga semakin terhubung dengan ekosistem digital.

Ajang adu kreatifitas: Perusahaan teknologi berlomba memamerkan gadget unik mulai dari perangkat wearable hingga smart home pintar.
Hp Clicks Communicator Menawarkan Pengalaman Android Minimalis
Perusahaan Clicks juga memperkenalkan perangkat baru bernama Hp Clicks Communicator. Brand ini sebelumnya di kenal melalui casing smartphone dengan keyboard fisik bergaya BlackBerry. Produk terbarunya tidak lagi sekadar aksesori, tetapi hadir sebagai perangkat Android mandiri yang mengusung konsep komunikasi sederhana.
Clicks Communicator di lengkapi layar OLED 4,03 inci, kamera depan dan belakang, jack headphone, serta dukungan konektivitas 5G. Perangkat ini berjalan menggunakan sistem operasi Android 16. Hp Clicks Communicator di rancang sebagai alternatif bagi pengguna yang ingin mengurangi gangguan dari smartphone konvensional.
Harga dari perangkat ini sekitar US$499, setara dengan Pixel 9A. Produk tersebut dapat di pesan dalam jumlah terbatas dengan diskon khusus selama periode promosi CES. Konsep minimalis yang di hadirkan memungkinkan pengguna hanya menginstal aplikasi esensial sehingga fokus terhadap produktivitas dan komunikasi dapat lebih terjaga.
LG Gallery TV Mengusung Konsep Televisi Seni Digital
Dalam kategori hiburan, LG turut meramaikan persaingan melalui produk LG Gallery TV. Televisi ini hadir untuk menantang dominasi Samsung pada segmen TV berkonsep seni. LG Gallery TV menggunakan layanan Gallery+ yang memungkinkan tampilan layar menyerupai karya seni dengan berbagai konten visual menarik.
Merupakan televisi mini-LED dengan lapisan matte yang di rancang untuk mengurangi silau. LG menggambarkan produk tersebut sebagai layar khusus yang meminimalkan pantulan sehingga pengalaman menonton terasa lebih artistik. Televisi ini hadir dengan bingkai putih elegan, sementara bingkai tambahan bernuansa kayu tersedia sebagai aksesori opsional.
Walaupun harga resmi LG Gallery TV belum di umumkan, produk ini di perkirakan menjadi pilihan menarik bagi pengguna yang menginginkan televisi sekaligus elemen dekorasi modern di dalam rumah.
Robot Rumah LG CLOiD Sebagai Pusat Smart Home Masa Depan
Memperkenalkan robot rumah tangga bernama LG CLOiD. Perangkat robotik ini memiliki potensi besar untuk melakukan berbagai pekerjaan rumah tangga. CLOiD di lengkapi dua lengan artikulasi dengan tujuh tingkat kebebasan gerak, serta basis roda yang memungkinkan mobilitas di dalam rumah.
Menurut LG, robot CLOiD dapat membantu melipat pakaian, menumpuk cucian, memasukkan makanan ke oven, hingga mengambil barang dari kulkas. Kemampuan tersebut masih terus dikembangkan untuk memastikan kinerja yang cepat dan andal. Meski efektivitasnya di banding tenaga manusia belum dapat dipastikan, CLOiD menjadi gambaran masa depan teknologi rumah pintar.
Selain berfungsi sebagai asisten rumah tangga, CLOiD dapat menjadi pusat kendali smart home yang bersifat mobile. Pengguna dapat berinteraksi langsung dengan robot ini untuk mengatur perangkat pintar lain di dalam rumah. Dengan dukungan AI, teknologi robotik seperti CLOiD diperkirakan akan semakin relevan di masa mendatang.
Kesimpulan Perkembangan Teknologi di CES 2026
Ajang Consumer Electronics Show 2026 kembali menegaskan posisinya sebagai panggung utama inovasi global. Beragam produk yang di umumkan menunjukkan bahwa integrasi AI dan konektivitas pintar menjadi arah pengembangan teknologi modern. Mulai dari perangkat lipat Samsung, kulkas pintar GE, gadget Android minimalis Clicks, televisi seni LG, hingga robot rumah tangga CLOiD, semuanya mencerminkan transformasi besar dalam industri elektronik.
Inovasi yang di perkenalkan di CES 2026 bukan hanya menawarkan kecanggihan fitur, tetapi juga membuka peluang baru bagi gaya hidup digital yang lebih praktis dan produktif. Perusahaan teknologi dunia terus berlomba menciptakan perangkat yang mampu mendukung kebutuhan konsumen secara lebih optimal sepanjang tahun 2026.