Manchester United harus puas berbagi poin saat bertandang ke markas Burnley pada lanjutan Liga Inggris musim 2025/2026. Pertandingan yang di gelar di Turf Moor pada Kamis dini hari WIB tersebut berakhir dengan skor imbang 2-2. Hasil ini menjadi sorotan karena Setan Merah sejatinya memiliki peluang besar untuk membawa pulang tiga poin penuh.

Sejak awal pertandingan, Manchester United tampil cukup dominan dalam penguasaan bola dan intensitas serangan. Tim tamu berusaha menekan lini pertahanan Burnley melalui permainan cepat dan kombinasi umpan pendek. Namun, efektivitas penyelesaian akhir serta beberapa keputusan wasit menjadi faktor yang memengaruhi hasil akhir pertandingan.

Gol Dianulir Jadi Titik Balik Pertandingan

Salah satu momen krusial dalam laga ini terjadi pada babak pertama ketika gol yang di cetak Lisandro Martinez harus di anulir oleh wasit. Gol tersebut berawal dari situasi sepak pojok yang di eksekusi dengan baik oleh Manchester United. Martinez berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dan menjebol gawang Burnley.

Namun, setelah melalui pertimbangan wasit, gol tersebut tidak di sahkan karena di anggap terjadi pelanggaran sebelumnya. Keputusan ini memicu reaksi keras dari kubu Manchester United, terutama karena kontak fisik yang terjadi di nilai masih dalam batas wajar untuk situasi bola mati. Di anulirnya gol tersebut menjadi titik balik yang cukup memengaruhi mental dan alur permainan tim tamu.

Liga Inggris

Lisandro Martinez (tengah) pada pertandingan MU kontra Burnley di ajang Liga Inggris.

 

Babak Kedua Penuh Drama dan Gol

Memasuki babak kedua, Manchester United tampil lebih agresif. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil melalui dua gol cepat yang di cetak Benjamin Sesko pada menit ke-50 dan menit ke-60. Dua gol tersebut sempat membawa harapan besar bagi Manchester United untuk mengamankan kemenangan.

Namun, Burnley tidak tinggal diam. Tim tuan rumah menunjukkan semangat juang tinggi dan berhasil memanfaatkan celah di lini belakang Manchester United. Gol pertama Burnley tercipta melalui gol bunuh diri Ayden Heaven yang berusaha menghalau bola namun justru salah mengantisipasi arah bola. Gol penyama kedudukan kemudian di cetak oleh Jaidon Anthony, yang memanfaatkan kelengahan pertahanan MU di menit-menit krusial.

Evaluasi Debut Manajer Interim Manchester United

Pertandingan ini juga menjadi debut bagi Darren Fletcher sebagai Manajer Interim Manchester United. Sayangnya, debut tersebut belum berjalan sesuai harapan karena timnya gagal meraih kemenangan. Usai pertandingan, Fletcher secara terbuka menyampaikan rasa kecewanya, terutama terkait keputusan wasit yang menganulir gol pada babak pertama.

Menurut Fletcher, standar fisik di Liga Inggris musim ini seharusnya memungkinkan gol tersebut di sahkan. Ia menilai bahwa dalam banyak situasi bola mati, kontak yang lebih keras justru sering kali di biarkan. Meski demikian, Fletcher menegaskan bahwa timnya harus menerima keputusan tersebut dan fokus pada evaluasi permainan ke depan.

Fokus Manchester United Menatap Laga Selanjutnya

Meskipun hasil imbang ini terasa mengecewakan, Manchester United tidak memiliki banyak waktu untuk larut dalam kekecewaan. Dalam waktu dekat, mereka akan menghadapi Brighton pada ajang Piala FA. Darren Fletcher di pastikan masih akan memimpin tim pada pertandingan tersebut setelah melakukan komunikasi dengan jajaran direksi klub.

Fletcher menegaskan bahwa pendekatan tim saat ini adalah fokus pada satu pertandingan ke pertandingan berikutnya. Ia ingin memastikan para pemain tetap menjaga konsentrasi, meningkatkan konsistensi permainan, serta memperbaiki koordinasi di lini pertahanan yang menjadi salah satu titik lemah pada laga kontra Burnley.

Kesimpulan

Hasil imbang melawan Burnley menjadi pelajaran penting bagi Manchester United dalam perjalanan mereka di Liga Inggris musim 2025/2026. Meski menunjukkan kualitas permainan dan sempat unggul, faktor konsentrasi, efektivitas bertahan, serta keputusan pertandingan menjadi penentu hasil akhir. Dengan agenda padat di depan mata, Manchester United dituntut segera bangkit dan menunjukkan performa yang lebih solid demi meraih hasil maksimal pada laga-laga selanjutnya.