Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menyatakan kesiapan penuh timnya menjelang laga penting melawan Arsenal di ajang Liga Champions UEFA musim 2025–2026. Pertandingan ini di jadwalkan berlangsung di Stadion Giuseppe Meazza, Selasa (20/1/2026) waktu setempat atau Rabu dini hari pukul 03.00 WIB.

Laga tersebut di prediksi menjadi salah satu pertandingan paling menarik di fase grup, mengingat kedua tim sama-sama memiliki reputasi besar di kancah Eropa. Inter Milan akan memanfaatkan keuntungan bermain di kandang. Sementara Arsenal datang dengan kepercayaan diri tinggi berkat performa impresif mereka sepanjang kompetisi.

Penilaian Cristian Chivu terhadap Kekuatan Arsenal

Cristian Chivu secara terbuka mengakui kualitas Arsenal yang di nilainya sebagai salah satu tim terbaik di Eropa, tidak hanya pada musim ini, tetapi juga dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, klub asal London tersebut menunjukkan perkembangan signifikan melalui investasi yang konsisten serta identitas permainan yang jelas.

Chivu menilai bahwa Arsenal memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, di topang oleh pemain-pemain dengan kualitas individu tinggi. Kombinasi antara pengalaman dan talenta muda membuat Arsenal menjadi lawan yang sulit dikendalikan. Terutama di kompetisi sekelas Liga Champions yang menuntut konsistensi dan ketahanan mental.

Konsistensi Arsenal di Kompetisi Eropa

Arsenal tampil sangat solid sepanjang fase grup Liga Champions musim ini. Tim asuhan Mikel Arteta belum pernah menelan kekalahan dan belum kehilangan satu poin pun. Selain itu, lini pertahanan mereka juga menunjukkan performa luar biasa dengan hanya kebobolan satu gol sejauh ini.

Catatan tersebut menempatkan Arsenal di posisi atas klasemen, unggul enam poin dari Inter Milan. Konsistensi permainan, di siplin taktik, serta efektivitas di lini depan menjadi faktor utama keberhasilan mereka menjaga tren positif di kompetisi Eropa.

Inter Milan

Pelatih Inter Milan Cristian Chivu.

Performa Inter Milan yang Masih Fluktuatif

Berbeda dengan Arsenal, perjalanan Inter Milan di Liga Champions musim ini terbilang naik turun. Nerazzurri sempat mencatat empat kemenangan beruntun pada awal fase grup. Menunjukkan potensi besar sebagai salah satu kandidat kuat. Namun, hasil negatif saat menghadapi tim-tim kuat seperti Atletico Madrid dan Liverpool membuat posisi mereka sedikit tertekan.

Kekalahan tersebut menjadi bahan evaluasi bagi Cristian Chivu dan staf pelatih. Meski demikian. Inter tetap berada di peringkat keenam klasemen sementara dan masih memiliki peluang besar untuk melangkah lebih jauh, terutama jika mampu meraih hasil positif melawan Arsenal.

Optimisme dan Pengalaman Jadi Modal Inter

Meskipun menyadari beratnya tantangan yang akan di hadapi, Chivu tetap menunjukkan optimisme tinggi. Ia menegaskan bahwa Inter Milan memiliki pengalaman panjang dalam menghadapi klub-klub elite Eropa, termasuk tim-tim asal Inggris yang di kenal dengan intensitas permainan tinggi.

Menurut Chivu, pemahaman terhadap karakter pertandingan Liga Champions menjadi modal penting bagi Inter. Ia percaya bahwa timnya mampu menampilkan performa terbaik dengan memaksimalkan organisasi permainan, kedisiplinan taktik, serta mental bertanding yang kuat.

Laga Penentu bagi Kedua Tim

Pertemuan Inter Milan dan Arsenal bukan sekadar pertandingan fase grup biasa. Bagi Inter, laga ini menjadi kesempatan untuk memperkecil jarak poin sekaligus menguji kesiapan mereka menghadapi level tertinggi sepak bola Eropa. Sementara bagi Arsenal, hasil positif di Giuseppe Meazza akan semakin menegaskan status mereka sebagai salah satu kandidat kuat juara.

Dengan atmosfer stadion yang ikonik, kualitas pemain dari kedua kubu, serta gengsi besar yang di pertaruhkan, pertandingan ini di pastikan menyedot perhatian pecinta sepak bola dunia. Inter Milan dan Arsenal sama-sama datang dengan ambisi besar, menjadikan duel ini sebagai salah satu laga paling di nantikan di Liga Champions musim 2025–2026.