Lula Lahfah – Kabar duka menyelimuti dunia hiburan dan media sosial Indonesia dengan meninggalnya selebgram Lula Lahfah pada Jumat, 23 Januari. Sosok yang di kenal aktif di media sosial tersebut di temukan telah meninggal dunia di apartemen pribadinya yang berlokasi di kawasan Dharmawangsa, Jakarta Selatan. Peristiwa ini segera menarik perhatian publik, khususnya karena Lula merupakan figur publik yang memiliki pengaruh besar di dunia digital.
Berdasarkan keterangan resmi dari pihak kepolisian, kejadian ini pertama kali diketahui pada sore hari sekitar pukul 18.00 WIB. Aparat kepolisian dari Polres Metro Jakarta Selatan kemudian merilis kronologi lengkap untuk memberikan kejelasan dan mencegah munculnya spekulasi di masyarakat.
Awal Mula Ditemukannya Lula Lahfah
Pada hari kejadian, Lula Lahfah berada di apartemennya bersama seorang asisten rumah tangga bernama Asiah. Keduanya berada di ruangan yang berbeda. Dalam kondisi normal, Lula di ketahui sering beraktivitas di dalam apartemen, sehingga keberadaannya di kamar tidak langsung menimbulkan kecurigaan.
Namun, seiring berjalannya waktu, Asiah merasa khawatir karena Lula tidak kunjung keluar dari kamar pribadinya. Kekhawatiran tersebut semakin meningkat ketika Asiah menyadari bahwa pintu kamar Lula terkunci dari dalam dan tidak ada respons saat di panggil. Kondisi ini mendorong Asiah untuk mencari bantuan dari pihak pengelola apartemen guna membuka pintu kamar.
Menurut keterangan yang di sampaikan kepada pihak kepolisian, Asiah menyatakan bahwa kecurigaan awal muncul karena ia khawatir Lula berada dalam kondisi sakit atau mengalami keadaan darurat di dalam kamar.
Kondisi Saat Pintu Kamar Dibuka
Setelah pintu kamar berhasil di buka dengan bantuan pihak pengelola apartemen, Lula Lahfah di temukan dalam kondisi tidak bernyawa. Posisi tubuhnya terlentang di atas tempat tidur dengan mulut terbuka dan warna kebiruan pada bagian tertentu, yang menandakan tidak adanya tanda-tanda kehidupan.
Asiah bersama beberapa pihak manajemen yang ikut masuk ke dalam kamar segera memeriksa kondisi Lula. Pemeriksaan sederhana seperti denyut nadi dan detak jantung menunjukkan bahwa tanda vital sudah tidak di temukan. Kejadian tersebut kemudian di laporkan kepada asisten pribadi Lula yang saat itu berada di luar apartemen.

Lula Lahfah selebgram. Foto: instagram.
Tindakan Lanjutan oleh Asisten dan Dokter Pribadi
Mendapatkan kabar tersebut, asisten pribadi Lula segera menuju ke lokasi untuk memastikan kondisi secara langsung. Setibanya di tempat kejadian, ia mendapati Lula telah meninggal dunia. Upaya untuk membawa Lula ke rumah sakit sempat di arahkan, namun kondisi yang ada menunjukkan bahwa Lula sudah tidak bernapas.
Pada pukul 19.23 WIB, dokter pribadi Lula di hubungi dan segera datang ke apartemen. Setelah melakukan pemeriksaan medis awal, dokter menemukan adanya obat-obatan di sekitar lokasi, serta dokumen terkait perawatan kesehatan Lula sebelumnya.
Proses Identifikasi oleh Kepolisian
Sekitar pukul 19.50 WIB, ambulans tiba di lokasi untuk mendukung proses penanganan lebih lanjut. Tidak lama berselang, pada pukul 20.20 WIB, tim identifikasi dari Polres Metro Jakarta Selatan datang ke tempat kejadian perkara untuk melakukan pemeriksaan secara menyeluruh.
Dari hasil identifikasi awal, Lula Lahfah di temukan dalam posisi terlentang di atas kasur, mengenakan pakaian kasual berupa kaos putih dan celana pendek hitam, serta berselimut kain berwarna putih. Pihak kepolisian memastikan bahwa tidak di temukan tanda-tanda kekerasan atau penganiayaan pada tubuh korban.
Selain itu, di temukan pula obat-obatan serta surat rawat jalan dari salah satu rumah sakit, yang mengindikasikan bahwa Lula sebelumnya menjalani perawatan medis tertentu.
Evakuasi Jenazah untuk Prosedur Medis Lanjutan
Pada pukul 21.20 WIB, jenazah Lula Lahfah di evakuasi dan di bawa ke Rumah Sakit Fatmawati untuk menjalani prosedur medis lanjutan sesuai ketentuan yang berlaku. Langkah ini di lakukan sebagai bagian dari proses standar guna memastikan penyebab meninggal dunia secara medis.
Peristiwa ini menjadi pengingat akan pentingnya perhatian terhadap kesehatan. Terutama bagi figur publik yang memiliki aktivitas padat dan tekanan sosial yang tinggi. Pihak kepolisian menegaskan bahwa proses penanganan di lakukan secara profesional dan transparan untuk memberikan kepastian informasi kepada masyarakat.