MotoGP 2026 – Ajang MotoGP 2026 semakin mendekati fase krusial dengan di mulainya rangkaian tes pramusim yang akan berlangsung dalam beberapa bulan ke depan. Salah satu agenda awal yang menjadi perhatian utama adalah pelaksanaan Shakedown Test di Sirkuit Sepang, Malaysia. Sesi ini di jadwalkan berlangsung pada akhir Januari 2026 dan memiliki peran strategis bagi pabrikan maupun tim untuk mempersiapkan motor menghadapi kompetisi musim baru.
Shakedown Test merupakan sesi uji coba awal yang biasanya di manfaatkan untuk mengevaluasi performa dasar motor, mencoba komponen baru. Serta menilai arah pengembangan teknis sebelum tes resmi di mulai. Namun, tidak semua pembalap utama dapat ambil bagian dalam sesi ini. Beberapa nama di pastikan absen akibat kondisi fisik yang belum memungkinkan.
Cedera Fermin Aldeguer dan Dampaknya pada Tes Pramusim
Salah satu pembalap yang dipastikan tidak akan mengikuti Shakedown Test MotoGP 2026 adalah Fermin Aldeguer dari tim Gresini Racing. Berdasarkan laporan media internasional, Aldeguer mengalami cedera serius berupa patah tulang pada paha kiri saat menjalani sesi latihan di Sirkuit Aspar, Valencia. Cedera tersebut mengharuskannya menjalani tindakan operasi dalam waktu dekat.
Meskipun proses operasi berjalan dengan baik dan di nyatakan sukses, Aldeguer masih membutuhkan waktu pemulihan yang cukup panjang. Kondisi ini membuatnya tidak dapat tampil pada sesi Shakedown Test yang berlangsung di Sirkuit Sepang pada 29–31 Januari 2026. Bahkan, terdapat kemungkinan bahwa ia juga akan melewatkan beberapa sesi tes pramusim lanjutan.
Perkiraan sementara menyebutkan bahwa Aldeguer baru dapat kembali mengendarai motor MotoGP pada sesi tes di Buriram, Thailand, yang di jadwalkan pada 21–22 Februari 2026. Jadwal tersebut hanya berselang sekitar satu minggu sebelum seri pembuka MotoGP 2026 di gelar. Sehingga waktu adaptasi bagi sang pembalap menjadi relatif terbatas.

Fermin Aldeguer pada sesi kualifikasi MotoGP Mandalika.
Kondisi Jorge Martin dan Proses Pemulihan Cedera
Selain Aldeguer, pembalap lain yang juga di prediksi absen dari Shakedown Test adalah Jorge Martin. Pembalap yang kini membela Aprilia Racing tersebut masih menjalani proses pemulihan akibat cedera patah tulang selangka yang di alaminya pada musim sebelumnya. Cedera tersebut bahkan telah mengharuskannya menjalani beberapa kali prosedur operasi.
Walaupun operasi terakhir di laporkan berjalan lancar, tim medis tetap menyarankan Martin untuk menjalani masa istirahat dan rehabilitasi secara menyeluruh. Martin sendiri menegaskan bahwa ia tidak ingin terburu-buru kembali ke lintasan dan lebih memilih menunggu hingga kondisi fisiknya benar-benar pulih sepenuhnya. Sikap ini menunjukkan pendekatan profesional dalam menjaga performa jangka panjang serta menghindari risiko cedera berulang.
Peran Strategis Shakedown Test dalam MotoGP
Shakedown Test memiliki posisi yang sangat penting dalam kalender MotoGP, terutama bagi pabrikan. Sesi ini menjadi kesempatan awal untuk menguji konsep motor terbaru, termasuk perangkat aerodinamika, sasis, dan sistem elektronik. Selain itu, hasil pengujian juga dapat menjadi dasar bagi pabrikan untuk menentukan arah pengembangan lebih lanjut.
Dalam regulasi MotoGP, pabrikan masih di berikan ruang untuk melakukan penyesuaian dan pengembangan teknis setelah Shakedown Test, sebelum akhirnya memasuki tes resmi dan musim balap. Oleh karena itu, absennya pembalap utama dalam sesi ini berpotensi memengaruhi proses evaluasi, meskipun tim masih dapat mengandalkan pembalap penguji atau pembalap cadangan.
Jadwal Lengkap Rangkaian Tes MotoGP 2026
Sebagai bagian dari persiapan menuju musim balap 2026, berikut rangkaian jadwal penting yang telah di tetapkan:
-
29–31 Januari 2026: Shakedown Test di Sirkuit Sepang, Malaysia
-
3–5 Februari 2026: Tes Resmi MotoGP di Sirkuit Sepang
-
6–7 Februari 2026: Peluncuran resmi musim MotoGP 2026 di Kuala Lumpur
-
21–22 Februari 2026: Tes pramusim di Sirkuit Buriram, Thailand
Rangkaian agenda ini menjadi fondasi penting bagi tim dan pembalap untuk memasuki musim kompetisi dengan persiapan maksimal. Meski beberapa pembalap harus absen akibat cedera, fokus utama tetap pada keselamatan, pemulihan optimal, serta kesiapan teknis motor dan tim secara keseluruhan.