Resep Nastar – Kue nastar merupakan salah satu sajian khas yang hampir selalu hadir saat perayaan Idul Fitri. Teksturnya yang lembut dengan isian selai nanas yang manis menjadikan kue ini favorit banyak orang. Namun, di balik kelezatannya, nastar umumnya mengandung kadar gula dan lemak jenuh yang cukup tinggi sehingga sering kali menjadi perhatian bagi mereka yang sedang menjaga pola makan sehat.
Seiring meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap gaya hidup sehat, banyak inovasi resep yang berusaha menghadirkan kue tradisional dengan komposisi nutrisi yang lebih seimbang. Salah satunya adalah resep nastar sehat dengan kandungan gula yang lebih rendah serta penggunaan bahan tambahan yang lebih bernutrisi.
Artikel ini membahas cara membuat nastar versi lebih sehat yang tetap mempertahankan tekstur lembut dan rasa khasnya, sehingga dapat di nikmati tanpa rasa khawatir berlebihan terhadap asupan gula.
Konsep Nastar Sehat dengan Komposisi Nutrisi Lebih Seimbang
Pada dasarnya, pembuatan nastar sehat berfokus pada pengurangan gula serta penggunaan bahan alternatif yang lebih bergizi. Dalam resep ini, beberapa bahan digabungkan untuk menciptakan keseimbangan nutrisi tanpa menghilangkan karakteristik utama nastar.
Penggunaan tepung gandum utuh (wholegrain) memberikan tambahan serat yang lebih tinggi di bandingkan tepung terigu biasa. Sementara itu, tepung almond membantu meningkatkan kandungan lemak sehat serta memberikan aroma khas yang memperkaya cita rasa kue.
Selain itu, pengurangan jumlah gula menjadi salah satu langkah penting dalam menjadikan kue ini lebih ramah bagi pola makan yang lebih sehat.
Bahan-Bahan untuk Membuat Nastar Sehat
Bahan Adonan Kulit
Untuk menghasilkan tekstur nastar yang lembut namun tetap ringan, beberapa bahan berikut diperlukan:
-
150 gram mentega tawar (unsalted butter) pada suhu ruang
-
60 ml minyak sayur netral seperti minyak kanola
-
35–40 gram gula pasir halus
-
1 butir telur ukuran besar
-
Sejumput garam
-
230 gram tepung terigu serbaguna
-
70 gram tepung gandum halus (superfine wholegrain flour)
-
15 gram tepung maizena
-
20 gram tepung almond halus
Bahan Isian dan Olesan
Agar nastar tetap memiliki rasa manis alami yang khas, di gunakan selai nanas sebagai isiannya.
-
400 gram selai nanas yang dibentuk bola kecil (sekitar 7–8 gram per buah)
-
1 butir telur untuk olesan permukaan kue

Nastar memiliki banyak varian, salah satunya nastar keju.
Tahapan Membuat Nastar Sehat
1. Menyiapkan Adonan Dasar
Langkah pertama adalah mencampurkan mentega, minyak sayur, dan gula halus. Proses pengocokan dapat menggunakan mikser ataupun spatula selama kurang lebih tiga menit hingga teksturnya lembut dan tercampur merata.
Setelah itu, masukkan telur dan sedikit garam ke dalam adonan. Aduk kembali hingga seluruh bahan menyatu dengan baik sehingga menghasilkan adonan dasar yang halus.
2. Menggabungkan Bahan Kering
Tahap berikutnya adalah memasukkan bahan kering ke dalam adonan basah. Campuran tepung terigu, tepung gandum, tepung maizena, dan tepung almond di tambahkan secara bertahap sambil di aduk perlahan.
Aduk hingga adonan menjadi kalis dan cukup mudah di bentuk. Setelah itu, diamkan adonan selama sekitar 15 menit agar kelembapan bahan merata dan tekstur adonan menjadi lebih stabil.
3. Proses Pembentukan Kue
Setelah adonan siap, giling adonan di antara dua lembar kertas roti hingga mencapai ketebalan yang di inginkan. Teknik ini membantu menjaga tekstur adonan tetap halus serta memudahkan proses pencetakan.
Gunakan cetakan kue untuk membentuk bagian dasar nastar. Susun hasil cetakan di atas loyang yang telah di lapisi kertas roti agar kue tidak menempel saat di panggang.
4. Teknik Pemanggangan Dua Tahap
Salah satu teknik penting dalam resep ini adalah metode pemanggangan dua tahap (double baking). Metode ini membantu mempertahankan tekstur renyah pada kulit kue sekaligus menjaga kualitas selai nanas.
Pada tahap pertama, oleskan kuning telur pada bagian pinggiran adonan, namun hindari bagian tengah. Panggang kulit nastar tanpa isian dalam oven bersuhu sekitar 170°C selama delapan menit.
Setelah itu, keluarkan loyang dari oven dan letakkan bola selai nanas di bagian tengah adonan yang telah setengah matang. Panggang kembali selama 13–15 menit hingga permukaan kue berubah menjadi kuning keemasan.
5. Proses Pendinginan dan Penyimpanan
Setelah matang, biarkan kue nastar dingin terlebih dahulu di atas rak kawat. Pendinginan ini penting untuk menjaga tekstur kue agar tidak lembap.
Jika sudah benar-benar dingin, simpan nastar dalam wadah kedap udara. Cara penyimpanan ini dapat membantu mempertahankan kerenyahan serta kualitas kue dalam waktu yang lebih lama.
Kesimpulan
Nastar sehat merupakan alternatif menarik bagi pecinta kue tradisional yang ingin menikmati hidangan khas Lebaran dengan komposisi nutrisi yang lebih seimbang. Dengan pengurangan gula serta penggunaan bahan seperti tepung gandum dan tepung almond, kue ini dapat menjadi pilihan camilan yang lebih ramah bagi pola makan sehat.
Melalui teknik pembuatan yang tepat, nastar sehat tetap mampu menghadirkan tekstur lembut dan rasa manis alami yang menjadi ciri khasnya. Oleh karena itu, resep ini dapat menjadi inspirasi bagi siapa saja yang ingin menyajikan hidangan Lebaran yang lezat sekaligus lebih sehat bagi keluarga.