OpenAI secara resmi memperkenalkan fitur terbaru bernama ChatGPT Health. Sebuah pengembangan pada chatbot buatannya yang di rancang untuk membantu pengguna memahami berbagai aspek kesehatan sehari-hari. Fitur ini hadir sebagai respons terhadap meningkatnya kebutuhan masyarakat akan informasi kesehatan yang mudah di akses, kontekstual, dan personal, tanpa menggantikan peran tenaga medis profesional.
ChatGPT Health di fokuskan untuk membantu pengguna menavigasi pertanyaan umum seputar kesehatan. Seperti membaca hasil pemeriksaan laboratorium, memahami istilah medis, hingga memantau kebiasaan hidup sehat. Sejak awal, OpenAI menegaskan bahwa fitur ini bukan alat diagnosis dan tidak di maksudkan untuk pengobatan mandiri. Posisi ChatGPT Health adalah sebagai pendamping informasi, bukan pengganti dokter atau tenaga kesehatan lainnya.
Fungsi ChatGPT Health dalam Mendukung Kesehatan Pengguna
Berbeda dari penggunaan ChatGPT secara umum, ChatGPT Health menyediakan ruang khusus yang di rancang untuk percakapan dan pengelolaan data kesehatan. Pengguna dapat mengunggah dokumen medis, seperti hasil tes laboratorium atau catatan kesehatan. Sehingga chatbot dapat memberikan penjelasan yang lebih relevan dengan kondisi personal pengguna.
Namun demikian, OpenAI secara konsisten menekankan batasan fungsi fitur ini. ChatGPT Health hanya berperan sebagai alat bantu pemahaman informasi, bukan sebagai sistem yang memberikan rekomendasi medis atau keputusan klinis. Dengan pendekatan ini. OpenAI berupaya menjaga keseimbangan antara inovasi teknologi dan keselamatan pengguna.

OpenAI Resmi Luncurkan Chat Gpt Health, Asisten AI untuk Informasi Kesehatan Terintegrasi di Indonesia.
Visi OpenAI dalam Pengembangan Asisten Pribadi Digital
Menurut Fidji Simo, CEO Aplikasi di OpenAI, ChatGPT Health merupakan bagian dari visi jangka panjang untuk menjadikan ChatGPT sebagai super-asisten pribadi. Dalam pernyataannya yang di kutip oleh CNBC, ia menjelaskan bahwa fitur ini di rancang untuk mendukung pengguna dengan informasi dan berbagai alat yang membantu pencapaian tujuan di berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan.
Pernyataan tersebut menegaskan bahwa OpenAI melihat kesehatan sebagai salah satu bidang penting di mana kecerdasan buatan dapat memberikan manfaat nyata, selama di gunakan secara bertanggung jawab dan transparan.
Komitmen Privasi dan Keamanan Data Kesehatan
Salah satu aspek yang paling di tekankan dalam peluncuran ChatGPT Health adalah perlindungan privasi pengguna. OpenAI menyatakan bahwa seluruh data kesehatan, file, dan percakapan dalam ruang ChatGPT Health di simpan secara terpisah dari obrolan ChatGPT lainnya. Informasi ini tidak di bagikan ke luar sistem dan tidak di gunakan untuk melatih model dasar OpenAI.
Langkah ini menunjukkan keseriusan OpenAI dalam menangani data sensitif, mengingat informasi kesehatan termasuk kategori data pribadi yang sangat di lindungi. Dengan pemisahan sistem dan kebijakan privasi yang ketat, OpenAI berupaya membangun kepercayaan pengguna terhadap pemanfaatan teknologi AI di bidang kesehatan.
Integrasi dengan Layanan dan Aplikasi Kesehatan
Untuk mendukung konektivitas data kesehatan, OpenAI bekerja sama dengan b.well sebagai penyedia infrastruktur berbagi data medis. Selain itu, pengguna juga dapat menghubungkan berbagai layanan kesehatan populer seperti Apple Health, MyFitnessPal, Weight Watchers, layanan tes laboratorium Function, serta aplikasi kebugaran lainnya melalui menu pengaturan.
Integrasi ini memungkinkan ChatGPT Health memberikan respons yang lebih kontekstual, karena chatbot dapat memahami kebiasaan, aktivitas, dan data kesehatan pengguna secara menyeluruh, selama pengguna memberikan izin.
Kolaborasi dengan Tenaga Medis dan Rencana Pengembangan
OpenAI mengungkapkan bahwa pengembangan ChatGPT Health melibatkan kolaborasi erat dengan para dokter dan profesional kesehatan. Hal ini di lakukan untuk memastikan bahwa informasi yang di sampaikan tetap akurat, bertanggung jawab, dan tidak menyesatkan.
Perusahaan juga mencatat bahwa ratusan juta pengguna mengajukan pertanyaan terkait kesehatan dan kebugaran setiap minggu. Fakta ini menunjukkan besarnya kebutuhan akan sistem pendukung informasi kesehatan yang dapat memberikan penjelasan yang mudah dipahami, namun tetap berlandaskan prinsip medis yang benar.
Saat ini, ChatGPT Health masih tersedia secara terbatas bagi sekelompok pengguna awal. OpenAI berencana memperluas akses fitur ini secara bertahap dalam beberapa minggu ke depan, sambil mengumpulkan masukan untuk penyempurnaan lebih lanjut.