Toronto Open 2026 – Petenis Indonesia Janice Tjen harus mengakhiri langkahnya lebih awal di ajang WTA 1000 Toronto Open 2026 setelah kalah dari Liudmila Samsonova pada pertandingan babak pertama. Meski gagal melangkah ke putaran berikutnya, Janice mampu memberikan perlawanan sengit dalam pertandingan yang berlangsung lebih dari dua jam dan memperlihatkan perkembangan permainannya menghadapi lawan berpengalaman.
Laga yang berlangsung di Sobey Stadium pada Senin (3/8/2026) waktu setempat atau Selasa dini hari WIB itu menjadi salah satu pertandingan yang berjalan ketat di putaran pembuka. Janice beberapa kali mampu menekan permainan lawannya, tetapi pengalaman Samsonova menjadi pembeda pada momen-momen penting.
Pertandingan Berlangsung Sengit Sejak Set Pertama
Janice Tjen langsung tampil percaya diri sejak awal pertandingan. Ia mampu mengimbangi permainan agresif Liudmila Samsonova yang di kenal memiliki servis keras dan pukulan dasar yang konsisten.
Kedua petenis saling mempertahankan servis masing-masing sepanjang set pertama. Tidak ada pemain yang mampu menciptakan keunggulan berarti hingga skor imbang 6-6 memaksa pertandingan di lanjutkan melalui tie break.
Pada babak penentuan tersebut, Janice menunjukkan mental bertanding yang kuat. Ia beberapa kali berhasil menyamakan kedudukan dan memberikan tekanan kepada Samsonova. Namun, petenis Rusia itu tampil lebih tenang ketika memasuki poin-poin krusial sehingga akhirnya memenangkan tie break dengan skor 11-9.
Kekalahan tipis di set pertama menjadi pukulan bagi Janice, tetapi ia tetap mampu mempertahankan kualitas permainannya pada set berikutnya.
Janice Terus Memberikan Perlawanan
Memasuki set kedua, pertandingan kembali berlangsung dalam tempo tinggi. Janice tidak kehilangan semangat meski tertinggal satu set. Ia beberapa kali memanfaatkan kesalahan lawan untuk menjaga persaingan tetap ketat.
Kedua pemain kembali saling mengejar angka hingga kedudukan sama kuat 5-5. Pada fase tersebut, pertandingan semakin menarik karena masing-masing petenis berusaha menghindari kesalahan sendiri.
Sayangnya, Samsonova berhasil memanfaatkan peluang pada dua gim terakhir. Berbekal pengalaman di level tertinggi, ia mampu mengunci kemenangan dengan skor 7-5 sekaligus memastikan tiket ke babak berikutnya.
Secara keseluruhan, pertandingan berlangsung selama sekitar dua jam 20 menit dan menjadi salah satu duel yang memperlihatkan persaingan ketat di babak pertama turnamen.

Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, kala melawan Iga Swiatek dalam pertandingan nomor tunggal putri di turnamen tenis Qatar Open di Doha pada 10 Februari 2026.
Rekor Pertemuan Masih Berpihak kepada Samsonova
Hasil di Toronto menambah catatan positif Liudmila Samsonova dalam pertemuannya melawan Janice Tjen. Kemenangan tersebut menjadi yang ketiga secara beruntun bagi petenis Rusia itu.
Sebelumnya, Samsonova lebih dulu mengalahkan Janice pada WTA Abu Dhabi Open 2026 yang digelar pada Februari. Saat itu ia menang dalam dua set langsung dengan skor 6-2, 6-2.
Beberapa bulan kemudian, keduanya kembali bertemu di WTA Madrid Open yang dimainkan di lapangan tanah liat. Pada kesempatan itu, Samsonova kembali tampil dominan dan mengamankan kemenangan 6-2, 6-1.
Meski demikian, pertemuan di Toronto menunjukkan peningkatan performa Janice. Di bandingkan dua laga sebelumnya, petenis Indonesia tersebut mampu memberikan perlawanan yang jauh lebih sengit dan memaksa lawannya bekerja keras untuk meraih kemenangan.
Samsonova Datang dengan Modal Positif
Sebelum tampil di Toronto Open 2026, Liudmila Samsonova memang tengah berada dalam performa yang cukup baik, terutama di lapangan keras.
Ia berhasil mencatat sejumlah kemenangan penting pada turnamen sebelumnya, termasuk mengalahkan Madison Keys dan Xinyu Wang. Berkat hasil tersebut, Samsonova mampu menembus babak perempat final DC Open.
Perjalanannya di turnamen itu baru terhenti setelah menghadapi Diana Shnaider pada akhir Juli. Modal tersebut menjadi bekal penting saat memasuki Toronto Open dan membantu meningkatkan rasa percaya dirinya.
Pengalaman bertanding di level WTA juga membuat Samsonova mampu menjaga fokus ketika pertandingan memasuki fase-fase yang menentukan.
Janice Tjen Terus Mengejar Konsistensi
Di sisi lain, Janice Tjen masih berusaha menemukan konsistensi terbaiknya sepanjang musim 2026. Meski beberapa kali menunjukkan permainan yang menjanjikan, ia belum mampu mempertahankan hasil positif secara beruntun pada turnamen besar.
Petenis berusia 24 tahun itu datang ke Toronto setelah langkahnya terhenti pada babak kedua Washington Open usai menghadapi Anna Kalinskaya.
Sebelum tampil di Amerika Utara, Janice juga harus mengakhiri perjuangannya pada babak kedua Wimbledon setelah di kalahkan Daria Kasatkina.
Walaupun hasil di beberapa turnamen belum sesuai harapan, Janice tetap memperlihatkan perkembangan yang positif. Kemampuannya bersaing ketat dengan pemain-pemain papan atas menjadi sinyal bahwa ia memiliki potensi untuk meraih hasil lebih baik pada turnamen-turnamen berikutnya.
Kekalahan dari Samsonova memang menutup perjalanan Janice di Toronto Open 2026. Namun, penampilan kompetitif yang ia tunjukkan sepanjang pertandingan memberikan modal berharga untuk menghadapi sisa musim. Dengan terus meningkatkan konsistensi permainan dan memanfaatkan pengalaman menghadapi lawan-lawan elite, peluang Janice untuk mencatat prestasi yang lebih tinggi di ajang WTA tetap terbuka lebar.