Open Championships 2026 – Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI) kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun prestasi olahraga nasional. Melalui penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Atletik dan Indonesia U18 Open Championships 2026. Ajang bergengsi tersebut berlangsung pada 27 hingga 30 Juni 2026 di Stadion Atletik Rawamangun, Jakarta, dengan melibatkan ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia serta atlet muda dari sejumlah negara tetangga.
Kompetisi ini tidak hanya menjadi arena perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet muda yang di persiapkan untuk bersaing di tingkat internasional. Dengan status sebagai kompetisi yang di akui oleh World Athletics, kejuaraan ini memiliki nilai strategis bagi perkembangan atlet Indonesia.
Kejurnas Atletik 2026 Dihadiri Tokoh Nasional
Pembukaan Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026 berlangsung meriah dengan kehadiran sejumlah pejabat penting. Ketua Umum PB PASI, Luhut Binsar Pandjaitan, bersama Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, secara simbolis membuka perlombaan dengan menembakkan pistol start pada nomor lari 800 meter putra dan putri kategori U-16.
Acara tersebut juga di hadiri Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, beserta sejumlah tamu undangan lainnya yang memberikan dukungan terhadap perkembangan cabang olahraga atletik di Tanah Air.
Kejuaraan nasional tahun ini berhasil menghimpun sekitar 1.000 atlet yang berasal dari 38 provinsi di Indonesia. Para atlet di dampingi lebih dari 300 ofisial yang bertugas mendukung jalannya kompetisi selama empat hari penyelenggaraan.
Hadirkan Atlet Mancanegara untuk Tingkatkan Persaingan
Selain melibatkan atlet nasional, Indonesia U18 Open Championships 2026 juga mengundang peserta dari luar negeri. Empat negara Asia Tenggara, yakni Malaysia, Singapura, Filipina, dan Timor Leste, turut mengirimkan atlet muda terbaik mereka untuk ikut berkompetisi.
Kehadiran atlet internasional di nilai mampu meningkatkan kualitas pertandingan sekaligus memberikan pengalaman berharga bagi atlet Indonesia. Dengan menghadapi lawan yang memiliki kemampuan berbeda, para atlet muda di harapkan mampu meningkatkan mental bertanding serta memperkaya pengalaman di level internasional sejak usia dini.
PB PASI memandang persaingan lintas negara sebagai salah satu langkah efektif untuk mempercepat perkembangan kemampuan atlet nasional sebelum tampil di ajang yang lebih besar.
Total 89 Nomor Pertandingan Diperlombakan
Selama penyelenggaraan kejuaraan, panitia mempertandingkan sebanyak 89 nomor perlombaan yang terbagi ke dalam tiga kelompok usia. Kategori U-16 mempertandingkan 22 nomor, sementara Indonesia U18 Open Championships menghadirkan 33 nomor pertandingan. Adapun kategori U-20 juga memperebutkan 33 nomor yang di ikuti atlet-atlet muda terbaik dari seluruh Indonesia.
Ragam nomor yang di pertandingkan mencakup cabang lari, lompat, lempar, hingga nomor kombinasi. Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi atlet untuk menunjukkan perkembangan hasil latihan sekaligus mengukur kemampuan mereka menghadapi persaingan yang semakin kompetitif.

PB PASI gelar Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026 di Jakarta
Luhut: Kejuaraan Menjadi Tempat Lahirnya Atlet Masa Depan
Dalam sambutannya, Ketua Umum PB PASI Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan bahwa Kejurnas Atletik bukan hanya sekadar ajang perebutan medali. Menurutnya, kompetisi ini memiliki misi yang lebih besar. Yakni melahirkan generasi atlet baru yang mampu membawa nama Indonesia di berbagai kejuaraan internasional.
Ia menyampaikan bahwa setiap lintasan, lapangan, maupun arena pertandingan merupakan tempat munculnya calon-calon atlet masa depan yang berpotensi mengharumkan Merah Putih di panggung dunia.
Luhut juga memberikan motivasi kepada seluruh atlet muda agar tetap berjuang dan tidak mudah menyerah dalam mengejar prestasi. Ia meyakini bahwa kerja keras dan proses latihan yang dijalani para atlet akan membuahkan hasil apabila dilakukan dengan disiplin dan semangat tinggi.
Berstatus World Rankings Competition
Salah satu keunggulan Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026 adalah pengakuan resmi dari World Athletics. Kejuaraan ini telah masuk ke dalam kalender kompetisi internasional dengan status World Rankings Competition.
Melalui status tersebut, seluruh catatan waktu, hasil lompatan, maupun lemparan yang di capai para peserta akan tercatat secara resmi dalam sistem peringkat dunia. Poin yang diperoleh atlet juga dapat menjadi modal penting untuk memenuhi persyaratan kualifikasi menuju berbagai turnamen internasional pada masa mendatang.
Dengan demikian, kejuaraan nasional ini tidak hanya berfungsi sebagai ajang pembinaan. Tetapi juga membuka peluang lebih luas bagi atlet Indonesia untuk menembus kompetisi global.
Apresiasi untuk Seluruh Mitra Pendukung
PB PASI turut menyampaikan penghargaan kepada berbagai pihak yang telah memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan Kejurnas Atletik 2026. Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) kembali menjadi salah satu mitra utama yang konsisten mendukung pelaksanaan kejuaraan selama tiga tahun berturut-turut.
Selain itu, dukungan juga datang dari PT Bank ICBC Indonesia, PT Mayora Indah Tbk, serta MIND ID yang selama ini berkontribusi terhadap program pemusatan latihan nasional atletik.
Luhut juga memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas revitalisasi Stadion Atletik Rawamangun. Menurutnya, fasilitas yang lebih modern dan berkualitas akan memberikan kenyamanan bagi atlet untuk berlatih. Maupun bertanding sehingga mampu mendukung peningkatan prestasi olahraga nasional.
Dengan terselenggaranya Kejurnas Atletik & Indonesia U18 Open Championships 2026. PB PASI berharap Indonesia terus melahirkan atlet-atlet muda berbakat yang mampu bersaing di tingkat dunia dan membawa prestasi membanggakan bagi bangsa.